
Palembang, SumselSatu.com
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon membuka peluang dukungan lanjutan bagi revitalisasi Museum Pahlawan dr A K Gani di Palembang, terutama untuk menyempurnakan bagian akhir pembangunan dan menghadirkan fasilitas yang membuat museum lebih hidup.
“Pemanfaatan teknologi digital bisa jadi salah satu cara meningkatkan daya tarik museum ini, supaya bukan hanya tempat menyimpan benda dan catatan sejarah, tapi juga ruang belajar yang lebih menarik bagi pengunjung,” ujar Fadli Zon usai meninjau langsung hasil revitalisasi museum yang didampingi Walikota Palembang Ratu Dewa, Jumat (11/9/2026).
Ia menegaskan, Kementerian Kebudayaan terus memberikan dukungan terhadap revitalisasi Museum A K Gani agar semakin informatif, edukatif, dan menarik, khususnya bagi generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Fadli juga menjelaskan alasan pentingnya menjaga museum tersebut. Menurutnya, Museum A K Gani merekam perjalanan hidup salah satu tokoh nasional yang memiliki banyak peran dalam sejarah Indonesia.
“Museum ini memiliki nilai sejarah yang sangat penting karena merekam perjalanan hidup salah satu tokoh nasional yang punya banyak peran dalam sejarah Indonesia,” katanya.
Ia menjelaskan, dr A K Gani bukan hanya dikenal sebagai dokter dan pejuang, tetapi juga pernah menjadi Mayor Jenderal TNI serta terlibat dalam berbagai bidang strategis pada masa perjuangan dan awal kemerdekaan Indonesia. A K Gani juga tercatat berperan dalam pendirian Universitas Sriwijaya dan Pupuk Sriwijaya, serta aktif dalam gerakan pemuda sejak sebelum kemerdekaan, termasuk Kongres Pemuda.
Menurut Fadli, perjalanan hidup A K Gani menunjukkan sosok pejuang dengan kapasitas yang lengkap, mulai dari perjuangan bersenjata, diplomasi, perdagangan, pendidikan, hingga pemerintahan. Ia juga menyoroti kemampuan A.K. Gani menguasai sejumlah bahasa asing, yang dinilainya menjadi keistimewaan tersendiri mengingat konteks zaman saat tokoh tersebut hidup.
“A K Gani ini gambaran pejuang yang utuh. Dia dokter, tokoh perjuangan, diplomat, sekaligus pelopor misi perdagangan ke luar negeri pada masa awal kemerdekaan,” tuturnya.
Fadli berharap masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan semakin terdorong mengunjungi Museum A K Gani untuk mengenal sejarah perjuangan bangsa secara langsung. #ari









