Miris, Semua Pelatih NPC Belum Terima Bonus Peparnas

50
Atlet disabilitas dan pelatih Tenis Meja Sumsel usai menjalani latihan rutin di Jakabaring Sport City (JSC), Senin (24/7/2017).

Palembang, Sumselsatu.com – Kondisi memprihatinkan dialami pelatih atlet disabilitas Sumsel, yang sukses mengukir prestasi di Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) di Jawa Barat 2016.

Pasalnya, seluruh pelatih yang sudah mengharumkan nama Sumsel belum juga menerima bonus yang dijanjikan. Padahal, prestasi yang diukir atlet Peparnas lebih baik ketimbang atlet PON.

“Kalau gak salah pelatih PON sudah dibayar, kok kami belum. Padahal prestasi kami cukup bagus bahkan lebih,” terang Pelatih Tenis Meja Margareta di sela-sela latihan rutin di Jakabaring Sport City (JSC), Senin (24/7/2017).

Dia juga mengeluhkan tentang perbedaan perlakuan khususnya bonus. Padahal Kemenpora RI saja sudah lama mengeluarkan kebijakan bahwa antara KONI dan NPC disamakan.

“Kami hanya ingin dipercepat, karena banyak pelatih yang hanya mengandalkan bonus dan tak bekerja,” keluhnya.

Sementara itu, Ketua Umum NPC Sumsel Ryan Yohwari membenarkan bahwa 22 pelatih yang berhasil melatih atletnya untuk berlaga di Peparnas Jawa Barat belum mendapat bonus.

“Bonus kapan belum jelas, saya terus sampaikan kepada pelatih agar selalu sabar menunggu,” terangnya.­

Dikatakannya, saat ini mereka sangat terdesak baik untuk kebutuhan ekonomi lantaran mereka kebanyakan tak memiliki pekerjaan lain. Menurutnya, dia juga menanyakan kepada Dinas terkait dalam hal ini Dispora Sumsel, tapi belum ada penjelasan.

“Seharusnya pelatih NPC didahulukan karena persiapan Peparnas mereka tak dapat honor, beda dengan pelatih KONI untuk PON,” sesalnya.

Untuk diketahui pada ajang Peparnas di Jawa Barat 2016, atlet NPC Sumsel masuk posisi delapan besar dengan perolehan 19 emas, 24 perak dan 30 perunggu. Sementara jika dibanding hasil PON Jabar di tahun yang sama, Sumsel harus puas dengan peringkat 17 besar.

Kemudian di level nasional, disabilitas Sumsel juga melahirkan atlet dunia Jendy Pangabean, perenang yang telah melenggang ke Olimpiade Rio de Jeneiro di Brasil. (Mir/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here