Pascabom, Pengamanan di Sejumlah Daerah Diperketat

36
Ilustrasi pemeriksaan petugas

Palembang, Sumselsatu.com – Pengamanan sejumlah daerah di Sumsel kini diperketat menyusul aksi bom bunuh diri di wilayah Kampung Melayu, Jakarta. Bahkan, sejumlah objek vital juga meningkatkan kewaspadaannya.

Kapol­res Musirawas (Mura) AKBP Pambudi memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan pascabom bunuh diri di Kampung Melayu. Pihaknya juga akan meningkatkan pelaksanaan patroli jalan kaki.

Selanjutnya, Polres dan Polsek juga melakukan pemeriksaan terhadap tamu disertai pengecekan terhadap kendaraan bermotor yang akan masuk ke Mako atau kantor Polres Mura.

“Kita menggunakan One Gate System, dengan keluar masuknya kendaraan di mako Polres dan Polsek melalui satu pintu. Untuk memudahkan proses pemeriksaan tamu wajib meninggalkan identitasnya,” kata Kapolres.

“Bagi petugas yang melakukan pengamanan di tempat keramaian untuk tetap waspada. Petugas harus waspadai jika ada orang yang menggunakan ransel atau tas jinjing mendatangi pos serta mendekati petugas kepolisian,” tegasnya.

Di Lubuklinggau, pengamanan juga dilakukan di Bandara Silampari. Di mana ada sekitar 30 personel pengamanan bandara yang dibantu anggota polisi dan TNI untuk mengamankan di area sekitar bandara.

“Kita memperhatikan barang yang dianggap berbahaya di sekitar bandara. Kita juga mengawasi pergerakan penumpang lewat 16 CCTV yang dipasang dan tersebar di sejumlah area Terminal Bandara Silampari,” jelas Kepala Bandara Silampari Rudi Pitoyo.

Sementara Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga mengatakan, juga meningkatkan pengamanan di beberapa objek vital, termasuk tempat ibadah seperti gereja dan masjid. (son/ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here