Ironi Sarjana Sumsel: Lulusan S1-S3 Banyak Menganggur

WISUDA---Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menggelar wisuda ke-41 di Auditorium Unsri Indralaya pada 23-24 Agustus 2025. (FOTO: SS 1/IST).

Palembang, SumselSatu.com

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sumatera Selatan justru paling tinggi disandang oleh kelompok berpendidikan tertinggi.

Data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat TPT lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3 mencapai 7,19 persen, jauh di atas TPT provinsi yang secara keseluruhan hanya 3,60 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumsel Indra Bangsawan mengakui kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Menurutnya, tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi bukan berarti semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin sulit mendapat pekerjaan, melainkan menunjukkan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Penguatan keterhubungan antara lembaga pendidikan dan dunia usaha menjadi penting agar lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” kata Indra, Kamis (20/8/2026).

Untuk mengatasi persoalan ini, Disnakertrans Sumsel terus berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat link and match antara lembaga pendidikan dengan dunia kerja.

Langkah itu ditempuh melalui peningkatan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja, serta penguatan layanan informasi dan penempatan tenaga kerja.
Indra menegaskan, keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan di Sumsel ke depan tidak cukup diukur hanya dari jumlah tenaga kerja yang terserap.

“Yang terpenting bukan hanya berapa banyak tenaga kerja yang terserap, tetapi juga bagaimana struktur perekonomian dan penciptaan lapangan kerja di Sumatera Selatan mampu menyediakan semakin banyak pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja berkompetensi tinggi,” katanya. #fly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here