Anggota TNI AD di Inhil Riau Tewas Ditikam dengan Keris

31
Press Release

Pekanbaru, Sumselsatu.com – Tak terima ditegur dan ditampar di depan umum akibat kebut-kebutan di jalan, membuat seorang pemuda tanggung, tikam anggota TNI AD hingga tewas. Tak ayal, pelaku diringkus dan sempat dihakimi warga sebelum diserahkan ke Polisi.

Diketahui anggota TNI AD yang tewas tersebut bernama Serda Musaini (55). Korban bertugas di Koramil 06 Kateman di jajaran Kodim Indragiri Hilir (Inhil) Riau. Sedangkan pelaku penikaman adalah Tamsir (21) yang kini sudah ditangkap pihak kepolisian.

Demikian disampaikan, Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung kepada wartawan, Jumat (7/7/2017). Doli menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di Jl Sudirman, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Inhil.

“Awalnya usai waktu salat Jumat, pelaku ditegur korban bersama rekannya Kopka Chandra karena pakai motor standing-standing di depan Pos Bhabinsa,” kata Doli.

Pelaku Tamsir saat ditegur, sambung Doli, malah melakukan perlawanan. Diduga saat itu Serda Musaini sempat melakukan penamparan karena ulah tersangka yang melawan saat ditegur agar jangan kebut-kebutan.

Masih menurut Doli, pelaku tidak terima dan merasa tidak senang karena merasa malu ditampar didekat orang ramai. Selanjutnya sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku menghubungi korban via telepon seluler mengajak untuk bertemu. Pelaku pun malah menunggu Serda Musaini di depan Pos Bhabinsa.

“Pada saat korban sampai di TKP, pelaku langsung menikam korban dengan senjata tajam jenis keris. Korban mengalami luka tusukan dua kali di bagian perut satu kali di dada dan luka sayatan di lengan kanan,” kata Doli.

Akibat luka tusukan tersebut, kata Doli, korban tewas saat dirujuk ke RSUD Raja Musa, Sungai Guntung sekitar pukul 14.15 WIB.

“Sedangkan pelaku saat itu berhasil diamankan Kopka Chandra bersama warga. Pelaku diserahkan ke Polsek Kateman,” kata Doli.

Sore harinya, lanjut Doli, jajaran Polres dan Komandan Kodim Inhil , Letkol Inf J Hadianto menuju ke lokasi kejadian. Kedatangan rombongan Polres dan Kodim Inhil untuk menjenguk korban di RSUD.

“Setelah itu di Hotel Puri Sungai Guntung kita melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan tokoh adat terkait kasus tersebut,” kata Doli.

“Intinya para tokoh masyarakat dalam kasus ini siapa mendukung kinerja Koramil dan Polsek setempat. Pukul 21.00 rombongan serta jenazah Serda Musaini dibawa ke Tembilahan. Siatuasi aman dan kondusif,” tutup Doli. (min/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here