Di Sosmed, Dodi-Giri Ungguli Kandidat Lain

269
SAPA MASYARAKAT-Calon Wakil Gubernur Sumsel H M Giri Ramanda N Kiemas, tampak berbaur dengan masyarakat dan melakukan foto bersama.

Palembang, SumselSatu.com

Persaingan kandidat pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur Sumatera Selatan semakin terbuka terutama persaingan di dunia maya atau sosial media di Sumatera Selatan. Index Politika melakukan monitoring sosial media dengan program monitoring Sosmed pascapenetapan paslon Pemilukada Gubernur Sumsel 2018.

Pasangan Dodi Reza Alex – Giri Ramanda N Kiemas paling banyak dibicarakan (share of voice) yakni sekitar 47,60 persen disusul oleh Herman Deru – Mawardi Yahya 33,21 persen. Sedangkan Ishak – Yudha berada di sekitar 12,86 persen dan Aswari – Irwansyah 6,33 persen.

Dari segi sentimen analytic pembicaraan, pasangan Dodi Reza – Giri Ramanda juga mendapatkan sentimen positif paling baik dari netizen dibandingkan dengan paslon lainnya yakni 42,8 : 13,28 disusul oleh Ishak – Yudha 34,72 : 1,55. Kemudian Herman Deru – Mawardi Yahya 29,09 : 4,22 dan Aswari – Irwansyah 28,9 : 0,68.

Index Politika juga menggambarkan apa yang dominan jadi pembicaraan netizen terkait paslon. Berdasarkan pantauan wordcould monitoring Sosmed Index Politika, Pasangan Dodi – Giri Ramanda, netizen banyak membicarakan soal Pemilukada santun, berobat gratis, politik dinasti dan Sumsel Zaman Now.

Untuk pasangan HDMY topic yang dominan dibicarakan yakni bersatu, No urut 1, anti politik uang dan Alex Noerdin. Sedangkan Ishak – Yudha yang dominan dibicarakan resepsi pernikahan dan program kerakyaktan. Sementara Aswari – Irwansyah topic yang dominan dibicarakan yakni pasangan muda, Prabowo, Gerindra dan PKS.

Direktur Eksekutif Index Politika Deny Charter menjelaskan, era digital saat ini sosial media bisa dipantau setiap saat baik itu Share of Voice (pembicaraan) dan Sentimen Analytic dengan program monitoring.

“Index Politika memang konsen monitoring Sosmed secara digital, Kita sudah melakukan di Pilkada Jakarta 2012, Pilpres 2014, Pilgub Sumsel 2013, Pilgub Sumatera Utara kecenderungan punya keselarasan akurasi,“ ungkapnya.

Penetrasi pengguna sosial media juga terus mengalami peningkatan di Sumatera Selatan. Survey Index Politika 2017 pengguna sosmed di Sumatera Selatan berkisar 20 – 23 persen. Dominan tersebar di perkotaan. Data tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun 2013 saat Pilkada Gubernur Sumsel yakni 12 – 13 persen saja.

Dari data tersebut sosmed yang paling banyak digunakan di Sumatera Selatan yakni Facebook, Instagram dan Twitter. Sementara pengguna sosmed paling banyak pendidikan minimal SMA dan berumur 17 – 25 tahun. #ari/rill

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here