Mustafa Tegaskan Tidak Ada Perpecahan di AMPG

14
DIWAWANCARAI----Sekjen AMPG Mustafa Raja saat diwawancarai wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (3/9/2019). (FOTO: SS1/MIDUK SIAHAAN)

Jakarta, SumselSatu.com

Sekretaris Jenderal (Sekjen ) Angkatan Muda Partai Golongan Karya (AMPG) Mustafa Raja menyampaikan, AMPG sampai saat ini solid di bawah kepemimpinan Ilham Permana. Dirinya menepis telah terjadi perpecahan di organisasi sayap Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

“Saya ingin tegaskan, sampai hari ini, AMPG yang ditugaskan oleh DPP Golkar dalam rangka menjaga sekaligus mengorientasi pemantapan kader AMPG dalam keadaan kondusif,” ujar Mustafa ditemui SumselSatu di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (3/9/2019).

Dirinya juga menegaskan bahwa keberadaan AMPG di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar atas perintah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam rangka orientasi pengkaderan AMPG.

“Dan kami AMPG hari ini berada di sini atas seluruh arahan Ketua Umum Airlangga Hartarto,” katanya.

Mustafa juga menyikapi sistuasi di internal Partai Golkar menjelang pemilihan Ketua Umum di Munas Golkar yang akan dilaksanakan akhir tahun ini. Menurutnya, dinamika saat ini hal yang biasa menjelang Munas.

“Kami ingin menyampaikan bahwa apa yang terjadi saat ini, saya kira itu bagian dari dinamika Partai Golkar yang akan melaksanakan konsolidasi di tahun 2019 ini, tentu pasti memang menjadi ramai. Mudah-mudahan kegaduhan yang sebagian orang menganggap, tidak seperti itu. Hanya berupa asumsi dan anggapan,” katanya.

Wakil Ketua Umum AMPG Abdul Hafid As Baso menyayangkan peryataan calon Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo yang menyebut AMPG diisi para preman. Ia menegaskan, sekelompok orang yang berjaga di DPP Golkar adalah kader resmi AMPG.

“Peryataan dia (Bamsoet-red ) kami sangat tersinggung bahwa AMPG itu direkrut oleh para preman-preman, ini kami sangat menyayangkan, karena para kader-kader AMPG yang melaksanakan orientasi dan pemantapan ini, AMPG terpilih dan legalitas mereka semua mempuyai KTA,” tandas Hafid.

Untuk itu, dia menghimbau seluruh kader senior Partai Golkar untuk menahan diri dalam pernyataannya. Hal itu agar tidak terjadi perpecahan di internal Golkar.

“Jadi kalau peryataan seperti itu, pernyataan tidak benar, pernyataan menyesatkan, sehingga kami sebagai kader berharap seluruh senior Partai Golkar itu harus menahan diri, sehingga pernyataan mereka itu tidak membuat polemik-polemik baru di tingkat kader,” kata Hafid. #mid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here