PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Dukung Kepemimpinan Unifah Rosyidi

“Kami ingin rumah besar PGRI di Sumatera Selatan tetap utuh, solid, dan semakin kuat. Dengan kebersamaan ini, PGRI dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperjuangkan aspirasi para guru,” kata Bukman.

DIWAWANCARAI---Ketua PGRI Sumsel Bukman Lian (ketiga dari kiri) didampingi pengurus PGRI Sumsel, ketika diwawancarai wartawan pada Selasa (9/6/2026). (FOTO: DUDY OSKANDAR)

Palembang, SumselSatu.com

Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan (Sumsel) menyatakan komitmen mereka tetap berada dalam Pengurus Besar (PB) PGRI yang dipimpin Prof Dr Unifah Rosyidi, MPd, dan PGRI Sumsel yang dipimpin H Bukman Lian, MM, MSi.

Sikap tersebut merupakan hasil Rapat Koordinasi Pengurus PGRI  Provinsi Sumsel dan PGRI Kabupaten/Kota se-Sumsel, Selasa (9/6/2026), di salah satu hotel di Palembang.

Rapat dipimpin Assoc Prof Dr H Bukman Lian,  MM, MSi, didampingi Sekretaris  PGRI Sumsel Drs Herry Amirul, MM, dan Pembina PGRI Sumsel yang juga Ketua PGRI Kota Palembang Dr Ahmad Zulinto, SPd, MM.

Bukman Lian mengatakan, rapat koordinasi (Rakor) tersebut digelar untuk menyamakan persepsi sekaligus memberikan penjelasan mengenai perkembangan organisasi PGRI di tingkat nasional maupun daerah.

“Kami telah melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh pengurus PGRI kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan untuk menyamakan persepsi serta memberikan penjelasan terkait perkembangan organisasi PGRI secara nasional maupun di Sumatera Selatan,” ujar Bukman.

Ia mengakatakan, seluruh pengurus PGRI Kabupaten/Kota di Sumsel sepakat memberikan dukungan penuh kepada PB PGRI di bawah kepemimpinan Unifah Rosyidi, yang merupakan hasil Kongres PGRI XXIII PGRI 2024.

Kata Bukman, dukungan tidak hanya datang dari kepengurusan tingkat kabupaten dan kota, tetapi juga dari cabang, ranting, dan anggota PGRI di Sumsel.

“Pernyataan dukungan ini telah ditandatangani oleh seluruh perwakilan PGRI kabupaten dan kota sebagai bukti bahwa PGRI Sumatera Selatan tetap solid dan satu komando,” katanya.

Ia berharap hasil rakor tersebut dapat mengakhiri berbagai keraguan yang berkembang di kalangan anggota PGRI mengenai kepengurusan organisasi.

“Semua sudah jelas, mana kepengurusan yang sah sesuai mekanisme organisasi,” kata Bukman.

Ia menambahkan, soliditas organisasi menjadi modal penting bagi PGRI dalam memperjuangkan kepentingan guru dan dunia pendidikan.

“Kami ingin rumah besar PGRI di Sumatera Selatan tetap utuh, solid, dan semakin kuat. Dengan kebersamaan ini, PGRI dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperjuangkan aspirasi para guru,” kata Bukman.

PERNYATAAN SIKAP—Pengurus PGRI di Sumsel saat menyampaikan pernyataan sikap mereka terkait kepengurusan PGRI.
(FOTO: DUDY OSKANDAR)

Pembina PGRI Sumsel Ahmad Zulinto mengatakan, seluruh pengurus PGRI kabupaten dan kota yang hadir telah menyatakan sikap dan menandatangani dukungan terhadap kepengurusan hasil Kongres PGRI 2024.

“Masing-masing diwakili oleh ketua dan sekretaris. Kami memiliki agenda khusus untuk menyikapi berbagai informasi dan pemberitaan yang berkembang terkait organisasi PGRI. Hasilnya, kami sepakat tetap setia kepada kepengurusan yang lahir dari Kongres Tahun 2024,” ujar Zulinto.

Ia mengatakan, Kongres PGRI merupakan forum resmi organisasi yang dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI.

Zulinto mengtakan, berbagai upaya yang dilakukan di luar mekanisme organisasi, termasuk pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB), tidak memiliki dasar yang kuat karena dinilai tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam AD/ART organisasi. #doed

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here