
Palembang, SumselSatu.com
Pelatih Sumsel United Nilmaizar, menegaskan bahwa timnya tetap mengincar hasil maksimal saat bertandang ke markas PSPS Pekanbaru pada laga pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (26/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Meski hasil laga melawan tim berjuluk Askar Bertuah tersebut sudah tidak menentukan langkah Sumsel United menuju Super League musim depan, arsitek asal Sumatera Barat ini menginstruksikan Hafit Ibrahim dkk untuk tetap bertarung habis-habisan demi membawa pulang tiga poin ke Palembang.
Demi mewujudkan target kemenangan, mantan pelatih Timnas Indonesia ini menitikberatkan evaluasi pada dua aspek krusial: mentalitas dan efektivitas permainan.
”Yang pertama adalah mental. Hasil di dua pertandingan kandang sebelumnya tidak maksimal, jadi kesiapan mental pemain harus kembali kuat. Apalagi PSPS baru saja menang besar 4-2 atas Persekat Tegal,” ujar Nilmaizar usai sesi latihan di lapangan Baseball, Jakabaring Sport City (JSC), Kamis (23/4/2026).
Selain pemulihan kepercayaan diri, eks pelatih Dewa United ini juga menyoroti koordinasi lini pertahanan serta penyelesaian akhir di lini depan.
“Kita harus memperbaiki cara bermain. Dalam dua laga terakhir melawan FC Bekasi City dan Persikad Depok, kita hanya mampu bermain imbang. Sektor pertahanan dan penyerangan menjadi catatan penting untuk dievaluasi,” tambahnya.
Secara statistik, Laskar Juaro sebenarnya tampil mendominasi dalam beberapa laga terakhir, namun gagal mengonversinya menjadi kemenangan. MelawanPersikad Depok (1-1) penguasaan bola 55%, melepaskan 14 tembakan (6 on target). Menghadapi FC Bekasi City (1-1): Penguasaan bola 61%, melepaskan 18 tembakan (4 on target).
Tren negatif di empat laga terakhir dua kekalahan tandang dari Adhyaksa FC (3-2) dan Persiraja (2-0), serta dua hasil imbang di kandang resmi menutup peluang Sumsel United naik kasta.
Saat ini, Sumsel United tertahan di posisi keempat klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat dengan 39 poin dari 25 laga. Jika pun berhasil menyapu bersih dua laga sisa (melawan PSPS dan Persekat Tegal), poin maksimal yang bisa diraih hanya 45 poin.
Jumlah tersebut tidak mampu mengejar perolehan poin tim di papan atas. Adhyaksa FC Banten 47 Poin (Posisi 1), Garudayaksa FC 46 Poin (Posisi 2)da FC Bekasi City 41 Poin (Posisi 3, potensi maksimal 47 poin).
Kendati demikian, profesionalisme tetap menjadi harga mati bagi skuat Laskar Juaro untuk menutup kompetisi musim ini dengan kepala tegak. #fly









