Atasi Banjir, Pemko Palembang Jajaki Kerja Sama Dengan Kedutaan Belanda

ZOOM MEETING---Walikota Palembang Ratu Dewa melakukan zoom meeting bersama Senior Climate Affairs and Water Management Officer Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia, Nur An-Nisa Milyana, di Ruang Vidcon Rumah Dinas Walikota, Kamis (7/5/2026). (FOTO: DISKOMINFO).

Palembang, SumselSatu.com

Masalah banjir yang kerap menghantui warga Palembang kini mulai menemukan titik terang. Melalui kolaborasi dengan Kedutaan Besar Belanda, Pemerintah Kota (Pemko) Palembang berupaya mengadopsi sistem pengendalian air mutakhir guna memastikan wilayah pemukiman dan jalan protokol bebas dari genangan.

Diskusi strategis ini dilakukan langsung oleh Walikota Palembang Ratu Dewa, melalui pertemuan virtual bersama Senior Climate Affairs and Water Management Officer Kedutaan Besar Kerajaan Belanda Nur An-Nisa Milyana, dari Ruang Vidcon Rumah Dinas Walikota, Kamis (7/5/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa yang didampingi Asisten III Setda Kota Palembang Akhmad Bastari, beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, memaparkan kondisi terkini geografis Palembang yang membutuhkan penanganan khusus. Pertemuan ini menjadi babak baru bagi pemanfaatan keahlian teknologi Belanda yang dikenal sebagai pemimpin dunia dalam urusan manajemen air dan mitigasi iklim.

Nur An-Nisa Milyana atau Asa menjelaskan, pihak Kedutaan Belanda memiliki perhatian besar terhadap persoalan pengelolaan air, mulai dari pengendalian banjir hingga pengelolaan air minum. Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya Belanda telah menjalin kerja sama serupa dengan Pemerintah Kota Semarang.

“Belanda memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan air dan pengendalian banjir. Kami melihat ada peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Pemerintah Kota Palembang,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Kepala Dinas PUPR dan Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang memaparkan sejumlah persoalan utama penyebab banjir di Palembang, mulai dari kapasitas drainase, tingginya curah hujan, pengaruh pasang surut sungai, hingga persoalan perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan ke saluran air.

Pemko Palembang berharap kerja sama dengan Pemerintah Belanda tidak hanya menyentuh aspek pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), termasuk peluang dukungan pendanaan dalam penanganan banjir di Kota Palembang.

Walikota Palembang Ratu Dewa menyambut baik masukan dan peluang kerja sama tersebut. Ia menegaskan pentingnya percepatan tindak lanjut agar pembahasan tidak berhenti pada tahap diskusi semata.

“Terima kasih atas masukan dari Pemerintah Belanda dan Kementerian PUPR. Kami berharap ada percepatan dan tindak lanjut nyata dari pertemuan hari ini,” kata Ratu Dewa.

Ia juga meminta seluruh OPD terkait, mulai dari Bappeda, Dinas PUPR, DLH, Inspektorat, Bagian Hukum dan Kerja Sama, hingga PDAM untuk segera bergerak menyiapkan langkah konkret.

“Penanggulangan banjir ini harus terintegrasi dengan seluruh stakeholder terkait. Karena itu saya minta ada progres nyata dan segera dieksekusi,” tegasnya. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here