Gubernur Minta FKUB Turun ke Masyarakat

48
FOTO BERSAMA---Gubernur Sumsel Alex Noerdin berfoto bersama Pengurus FKUB Sumsel, di Griya Agung, Palembang, Selasa (7/11/2017). (FOTO: IST/HUMAS PEMPROV SUMSEL)

Palembang, SumselSatu.com

Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diminta agar lebih gencar dan rutin melaksanakan program kerja dengan turun langsung ke setiap lapisan masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

“Terus menerus turun langsung ke masyarakat mendeteksi dini isu yang dapat menyebabkan konflik, utamakan dulu daerah yang rawan, seperti Kabupaten Muratara, OKU Timur, dan perbatasan OKI, kemudian baru ke kabupaten dan kota lainnya,” ujar Gubernur saat menerima pengurus baru FKUB Sumsel di Griya Agung Palembang, Selasa (7/11/2017).

Alex mengatakan, FKUB Sumsel memiliki tugas berat dalam menjaga kerukunan umat beragama, terlebih saat ini Sumsel sudah diakui dunia sebagai daerah yang sangat kondusif dan zero konflik.

Kerukunan umat beragama menjadi sangat penting dijaga bersama dalam rangka suksesnya dua agenda besar Provinsi Sumsel, yakni pelaksanaan Pemilukada serentak dan Asian Games 2018.

Ketua FKUB Sumsel Aflatun Muchtar mengatakan, dengan terbentuknya kepengurusan baru FKUB Sumsel, pihaknya telah menyusun program kerja ke depan, diataranya akan melaksanakan kunjungan langsung ke setiap kabupaten dan kota di Sumsel, sesuai dengan apa yang telah diinstruksikan Gubernur Sumsel.

“Kami memperkenalkan seluruh pengurus baru FKUB Sumsel kepada Pak Gubernur, sekaligus mengharapkan Gubernur Alex Noerdin bisa melantik kepengurusan ini dalam waktu dekat,” kata Aflatun.

Selain meningkatkan silaturrahmi dan koordinasi antar pengurus FKUB kabupaten dan kota se- Sumsel, pihaknya juga akan melakukan pertemuan langsung dengan para tokoh agama yang ada di kabupaten/kota.

“Ke depannya, FKUB kabupaten dan kota kami minta memberikan laporan rutin tentang kondisi daerah masing-masing, sehingga jika didapati adanya isu yang mengarah kepada konflik, lebih dini dilakukan pencegahan,” kata Aflatun. #ard

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here