Menkes: Lansia Tetap Berperan Bagi Bangsa

55
Sekda Sumsel H Nasrun Umar berjabat tangan dengan Menkes dr Nila Farid Moeloek pada acara HLUN 2018, Rabu (9/5), di Griya Agung. (FOTO: Ardi)

Palembang, SumselSatu.com
Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) Prof, Dr, dr, Nila Farid Moeloek, SPM mengajak semua lapisan masyarakat untuk memahami pentingnya seorang lansia. Sebab, meski telah berusia lanjut, namun lansia tetap bisa berperan untuk bangsa karena menjadi lansia bukan otomatis berhenti produktif.

Hal ini dikatakan Menkes saat memberi sambutan pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2018, Rabu (9/5), di Griya Agung Palembang. Peringatan Halun di Palembang tahun 2018 memang bisa dikatakan spesial karena dihadiri langsung Menkes dan digelar secara nasional melibatkan 34 provinsi dengan ditandai seminar nasional bertema Kesehatan Lansia.

Sesuai dengan tema seminar, Menkes mengatakan, untuk menciptakan lansia yang produktif, keluarga diimbau dapat memanfaatkan perannya mengarahkan lansia menjadi sosok yang mandiri.

“Lansia yang sehat hanya bisa diwujudkan dari keluarga yang sehat, dan kami dari Kementerian menginginkan para lansia ini menjadi lansia yang sehat. Karena meskipun lansia, mereka tetap punya peran dalam bangsa ini,” kata Menkes.

Dijelaskan Menkes, lansia umumnya memang sudah memiliki minimal satu penyakit yang menyertai, namun hal ini bisa dicegah. Dengan BPJS kesehatan tentu tidak akan banyak pengeluaran yang dihabiskan.

“Semakin minimal penyakit itu akan lebih baik. Makanya kita kuatkan dalam hal pencegahannya,” tambah Menkes.

Sementara itu, Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat melalui Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes RI drg Kartini Rustandi, M.Kes mengungkapkan, secara alami proses menjadi tua mengakibatkan lansia mengalami kemunduran fisik dan mental.

Sehingga masalah kesehatan menjadi hal yang sangat mendasar bagi para lansia. Untuk itu diperlukan upaya menyeluruh guna meningkatkan status kesehatan lansia melalui peningkatan upaya promotif dan preventif. Hal ini bertujuan mempertahankan kondisi sehat dan kualitas hidupnya selama mungkin.

“Bentuk perhatian pemerintah kepada lanjut usia adalah pencanangan tanggal 29 Mei sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Hari ini dapat digunakan sebagai momen meningkatkan kesadaran, perhatian masyarakat terhadap lansia dengan cara melakukan sosialisasi dan kampanye mengenai kesejahteraan lansia termasuk lansia itu sendiri,” paparnya.

Di tempat yang sama, Sekda Sumsel Nasrun Umar yang hadir mewakili Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyampaikan sangat gembira menjadi tuan rumah seminar nasional kesehatan ini. Diapun mengajak agar semua masyarakat meningkatkan perhatian, kasih sayang, dan cinta terhadap orang tua sebagai wujud melembagakan nilai-nilai sosial di dalam masyarakat agar selalu meneladani dan menghargai keberadaan para lanjut usia.

“Kami Pemerintah Provinsi Sumsel bersama pemerintah kabupaten/kota terkait UU No.36 tahun 2009, dalam upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia, berupaya terus meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. Ini terlihat dari jumlah puskesmas dari jumlahnya 200an menjadi 341 puskesmas tersebar di 17 kabupaten dan kota. Kemudian RSUD dan RS swasta di setiap kabupaten/kota. Bahkan sebentar lagi tahun ini juga RSUD Provinsi Sumsel akan segera dioperasionalkan,” tutupnya .#ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here