Perkuat Amunisi, Tiga Eks Petinggi PSI Sumsel Resmi Berlabuh ke PDI Perjuangan

FOTO BERSAMA---Foto bersama para pengurus DPD PDI Perjuangan Sumsel. (FOTO: SS 1/YANTI).

Palembang, SumselSatu.com

Peta kekuatan politik PDI Perjuangan (PDIP) di Sumatera Selatan kembali mendapat suntikan energi baru. Tiga kader potensial dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi menyatakan diri bergabung dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut di Kantor DPD PDIP Sumsel, Sabtu (28/2/2026).

Ketiga tokoh tersebut adalah Thamrin (Mantan Ketua PSI Musi Rawas), Chandra Saputra (Mantan Sekretaris PSI Musi Banyuasin), serta Zairul (Pengurus PSI Musi Banyuasin). Kehadiran mereka disambut langsung oleh Sekretaris DPD PDIP Sumsel Ilyas Panji Alam, Wakil Sekretaris Bidang Program Beni Hernedi, dan Wakil Ketua Bidang Politik Susanto Adjis.

Wakil Ketua Bidang Politik PDIP Sumsel, Susanto Adjis menegaskan bahwa partainya senantiasa terbuka bagi siapa pun yang memiliki komitmen ideologis untuk membela kepentingan rakyat kecil.

“Bergabungnya Pak Thamrin, Pak Chandra, dan Pak Zairul adalah bukti bahwa PDIP adalah rumah besar bagi mereka yang ingin berjuang. Ini akan menjadi tambahan amunisi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri partai dalam mengawal agenda kemaslahatan rakyat di Sumsel,” ujar Susanto.

Ia menambahkan, para kader baru ini akan segera mengikuti proses kaderisasi tingkat pratama untuk mendalami ideologi partai. “Di PDIP, perjuangan ini adalah misi suci, bukan sekadar profesi politik,” tegasnya.

Senada, Wakil Sekretaris Bidang Program Beni Hernedi menilai perpindahan ini sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap konsistensi PDIP. Ia menekankan bahwa PDIP bukan sekadar kendaraan politik sesaat, melainkan wadah perjuangan yang memiliki akar ideologi yang kuat.

“Kami menerima dengan tangan terbuka. Ini dinamika politik yang sehat. PDIP tetap mengedepankan politik keberpihakan kepada rakyat kecil (wong cilik), namun kami juga tetap menghormati partai politik lain,” imbuh Beni.

Alasan Berlabuh ke Banteng

Thamrin, yang sebelumnya memimpin PSI di Musi Rawas, mengaku telah resmi mengundurkan diri dari partai lamanya sebelum memantapkan hati ke PDIP. Ia bertekad memperkuat basis massa PDIP di daerah-daerah yang memerlukan penguatan kaderisasi.

“Kita ingin PDIP lebih besar. Saya melihat PDIP adalah partai yang konsisten sebagai penyambung lidah rakyat,” tutur Thamrin.

Sementara itu, Chandra Saputra mengungkapkan bahwa pilihannya jatuh ke PDIP karena rekam jejak partai yang matang.

“Bagi generasi muda, PDIP adalah tempat belajar politik yang paling tepat. Visinya jelas dan konsisten membela rakyat kecil sejak lama,” tandasnya.

Bergabungnya para tokoh daerah ini diyakini akan memperluas basis dukungan PDIP Sumsel dalam menghadapi berbagai kontestasi politik dan agenda pembangunan di masa mendatang. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here